Sejarah Algoritma

Sekarang ini, algoritma dikelan sebagai jantung komputer atau informatika. hal ini disebabkan karena banyaknya cabang ilmu komputer yang diacu kedalam terminologi algoritma. misalnya :

  1. Algoritma perutean (routing) pesan di dalam jaringan komputer.
  2. Algoritma berensenham untuk menggambar garis lurus (bidang grafik kumputer).
  3. Algoritma Knuth-Morris-Pratt untuk mencari suatu pola di dalam teks (bidang information retrievel).

Sejarah Algoritma

Kata algorism berasal dari nama penulis buku arab yang terkenal dan yang banyak menghasilkan karya dalam bidang matematika, disamping karya-karyanya dalm bidang lainnya seperti geografi dan musik, yaitu Abu Ja’afarMuhammad Ibnu Musa al-Khuwarizmi (al-Khuwarizmi dibaca orang barat menjadi algorism) (780-846 M). Al-Khuwarizmi menulis buku yang berjudul Kital al jabar wal-muqabala, yang artinya “Buku pemugaran dan pengurangan” (The book of restoration and reduction).  Dari judul buku ini kita juga memperoleh akar kata “aljabar” (algebra).  Perubahan dari kata algorism menjadi algoritm muncul karena kata algorism sering dikelirukan dengan arithmetic, sehingga akhiran –sm beubah menjadi –thm.  Karena perhitungan dengan angka Arab sudah menjadi hal yang biasa/lumrah, maka lambat laun kata algorithm berangsur-angsur dipakai sebagai metode perhitungan (komputasi) secara umum, sehingga kehilangan makna aslinya. Dalam bahasa Indonesia, kata algorithm diserap menjadi “algoritma”.

Penggunaan Pertama

Pada tahun 1950, kata algoritma perama kali digunakan pada “algoritma Euclidean” (Euclid’s algorithm). Euclid, seorang matematikawan Yunani (lahir pada tahun 350 M), dalam bukunya yang berjudul Element menuliskan langkah-langkah untuk menemukan pembagi bersama terbesar (common greatest divisor atau gcd), dari dua buah bilangan bulat, m dan n (tapi Euclid tidak menyebut metodenya itu sebagai algoritma, baru abad modernlah ornag-orang menybut metodenya itu sebagai “algoritma Euclidean”), Pembagi terbesar dari dua buah bilangan bulat tak-negatif adalah bilangan bulat positif terbesar yang habis membagi kedua bilangan tersebut.

 Sifat-Sifat Algoritma

  1. Langkah instruksi harus berhinga
  2. Instruksi harus jelas
  3. Proses jelas dan mempunyai batasan
  4. Input dan oputput mempunyai batasan
  5. Efektivitas
  6. Batasan ruang lingkup

Pengertian Algoritma

Algoritma adalah urutan langkah-langkah yang logis, tepat, dan jelas untuk menyelesaikan suatu masalah. Misalkan ketika proses pembuatan komik atau manga. Urutan langkah tersebut adalah:

  1. Siapkan kertas gambar, pengaris, spidol, pensil (2B, HB), dan penghapus.
  2. Menentukan tema
  3. Menentukan judul
  4. Menentukan tokoh dan karakter
  5. Membuat alur cerita yang akan dibuat komik atau manga,
  6. Setelah alur cerita selesai dibuat, tahap selanjutnya mengubah script dalam bentuk cerita komik atau manga.
  7. Format halaman manga
  8. Sketsa Gambar
  9. Sketsa Akhir
  10. Menambahkan Teks
  11. Komik atau manga siap dibaca

Cara menulis algoritma

  1. Uraian deskriptif menggunakan bahasa sehari-hari.
  2. Pseudocode menggunakan kode-kode yang disepakati dan mempunyai arti tertentu.
  3. Bagan Alir (flow chart) adalah menggambarkan tahap-tahap pemecahan masalah dengan menggambarkan simbol-simbol tertentu yang mudah dimengerti.

5 thoughts on “Sejarah Algoritma

  1. […] Sejarah Algoritma […]

  2. Moch Irfan Zh Lullaby mengatakan:

    terima kasih atas penjelsan nya kang🙂

  3. Ricky Hermawan mengatakan:

    Terima kasih postingannya…. ^_^

Post Comments:

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s